Analisa Keuntungan Budidaya Jamur Tiram

Analisa Keuntungan Budidaya Jamur Tiram

jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Jamur ini dapat di sajikan dalam berbagai jenis olahan masakan. Banyak orang berlomba-lombe mencoba membudidayakan tanama jamur yang satu ini. Hal ini disebabkan oleh keuntungan yang di janjikan melalui peluang usaha budidaya jamur tiram. Analisa keuntungan budidaya jamur tiram cukup menggiurkan. Berikut ini saya akan menjelaskan beberapa detail analisa keuntungan budidaya jamur tiram.

Sebagai bahan pertimbangan untuk anda yang ingin mencoba usaha membudidayakan jamur tiram, disini akan dijelaskan melalui modal awal investasi yang anda butuhkan, biaya pendapatan yang akan anda peroleh serta biaya operasional yang harus anda keluarkan.

Biaya investasi atau modal awal yang anda perluka :

Analisa Keuntungan Budidaya Jamur Tiram

Untuk pembuatan tempat jamur berkembang biak  (kumbung jamur) dengan kapasitas 6.000 baglog anda membutuhkan biaya sebesar Rp 7.500.000,-

Jika anda memiliki lahan sendiri untuk menanam jamur tiram, anda akan menghemat biaya sebesar Rp 8.000.000,- untuk 5 tahun  namun jika anda tidak memiliki lahan sendiri maka anda harus menyewa lahan selama 5 tahun dengan estimasi dana sekitar Rp 8.000.000 rupiah.

Anda juga memerlukan beberapa peralatan lain seperti :

  • Tangki air dengan biaya Rp 450.000,-
  • Termometer Rp 150.000,-
  • Barometer Rp 200.000,-

Jadi total investasi yang harus anda keluarkan adalah Rp 18.300.000,-

Sedangkan untuk biaya operasionalnya, anda membutuhkan dana sekitar Rp 13.610.000,-. Biaya operasional diperlukan untuk pemasaran, transportasi, tenaga kerja, dan plastik kemasan.

Sedangkan untuk analisa keuntungan budidaya jamur tiram antara lain :

Jika harga jamur tiram segar memiliki kisaran antara 7.000,-/kg dan produksi yang mampu di hasilkan setiap bulanya berkisar 3.500 kg maka keuntungan yang akan anda dapatkan antara lain:

3.500 kg X Rp 7.000,-/kg = Rp 24.500.000,-

Laba kotor yang anda dapatkan di kurangi biaya opersional selama 1 periode antara lain :

Rp 13. 610.000 (-) Rp 24.500.000 = Rp 10.900.000,-

Jadi dalam 1 periode penghasilan atau laba kotor yang akan anda dapatkan kurang lebih bersikar antar Rp 10.900.000. cukup lumayan bukan penghasilan yang di janjikan dari investasi budidaya jamur tiram ini. Sedangkan Untuk cara budidaya jamur tiram anda dapat melihanya di student portal. demikian tadi uraian singkat mengenai analisa keuntungan budidaya jamur tiram, bagi anda yang masih bingung ingin membuat bisnis dalam bidang apa, tidak usah ragu lagi segeralah berbisnis dalam bidang tanaman dengan panduan yang sudah jelas dan keuntungan pasti. Selamat mencoba.

 

 

About the Author

Related Posts